Perkumpulan Ahli Lingkungan (IESA) bersama perwakilan Dewan Riset Daerah DKI Jakarta pada Desember 2019 lalu telah menerima presentasi Jihwan Shin, seorang siswa dari Jakarta Intercultural School (JIS). Jihwan Shin mempresentasikan tentang Gerobak Ramah Lingkungan untuk Pedagang Kaki Lima. Teknologi ramah lingkungan tersebut adalah purwarupa (prototype) yang dibuat dengan menggunakan energi matahari sebagai sumber listrik. Tujuannya adalah  untuk memenuhi kebutuhan listrik pedagang.

Menurut Jihwan Shin selama ini pedagang menggunakan energi listrik yang terbatas. Selain itu beberapa pedagang juga menggunakan baterai portabel dengan biaya yang cukup besar dan sangat berbahaya jika digunakan pada saat hujan. Dengan panel surya yang bekerja di sepanjang siang untuk menyimpan energi, Jihwan berharap semua masalah atau biaya yang ditimbulkan ini ini dapat hilang.

Selain listrik tenaga surya, gerobak hasil desain Jihwan juga memiliki kamera kecil di bagian depan. Melalui kamera ini, pedagang dapat memantau hambatan atau halangan dari monitor atau layar. Selain itu, monitor atau layar juga dapat berfungsi untuk mempromosikan barang dagangannya. Teknologi ini dia klaim akan mengurangi risiko kecelakaan gerobak yang disebabkan oleh kendaraan atau yang lain.

Hasil karya ini mendapat apresiasi dari Perkumpulan Ahli Lingkungan Indonesia (IESA) sebagai sebuah inovasi anak bangsa untuk energi yang berkelanjutan. Terus berkarya Jihwan, IESA menunggu karya-karya besar dari generasi muda lainnya.

Red: Wezia Berkademi

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.